
Bukankah suatu kegilaan bila kita
terbakar selamanya dalam nyalaan api. ?
Bukankah suatu kegilaan jika
tidak makan dan tidur sedikitpun. ?
Semakin obat dicari semakin parah
sakitnya..
Begitu dekat, namun terasa begitu jauh..
Hanya kata “Laila” yang sangat berarti.
Hanya kata “Laila” yang sangat berarti.
Ketika orang membicarakan hal lain,
ia akan menutup telinganya dan mengunci mulutnya.
Katakan padanya: “Orang yang telah mengorbankan segalanya untuk-Mu
Katakan padanya: “Orang yang telah mengorbankan segalanya untuk-Mu
menyampaikan salam dari jauh.
Titipkan
sehembus nafas-Mu
melalui sang angin untuk memberitahu dia bahawa
engkau masih memikirkannya.”
“Oh lilin jiwaku jangan kau siksa diri ku,
“Oh lilin jiwaku jangan kau siksa diri ku,
ketika aku mengelilingimu, kau telah memikatku,
kau telah
merampas tidurku, akalku juga tubuhku.”
Laila adalah cahaya fajar,
Laila adalah cahaya fajar,
Majnun
adalah sebatang lilin
Laila adalah keindahan,
Majnun adalah kerinduan
Laila menabur benih cinta,
Majnun menyiraminya dengan air
mata Laila
memegang cawan anggur cinta,
Majnun berdiri mabuk oleh aromanya
“Aku bagaikan orang yang kehausan,
“Aku bagaikan orang yang kehausan,
kau pimpin aku menuju sungai Eufrat,
lalu sebelum sempat aku minum,
kau menarikku dan kembali ke kawasan panas membara
padang pasir yang
tandus !..
Kau mengajakku ke meja jamuan,
Kau mengajakku ke meja jamuan,
tapi tidak pernah mempersilakanku makan !
mengapa kau menampakkannya
kepadaku di awal,
jika tidak pernah berniat untuk membiarkan aku
memiliki hartaku.?”
“Aku melihat matanya dalam matamu,
“Aku melihat matanya dalam matamu,
lebih hitam dari kegelapan.
Namun bayangannya tidak akan kembali oleh
hanya kesamaan.
Kerana apa yang telah hilang dariku tidak akan
digantikan.
Dan yang tersisa hanyalah kenangan yang menyakitkan.”
“Setiap hembusan angin membawa harumanmu untukku.
“Setiap hembusan angin membawa harumanmu untukku.
Setiap kicauan burung mendendangkan namamu untukku.
Setiap mimpi yang hadir membawa wajahmu untukku.
Aku milikmu, aku
milikmu, jauh maupun dekat.
Dukamu adalah dukaku, seluruhnya milikku, di
manapun ia tertambat.”
Di alam ini semua hal ditakdirkan untuk binasa, tidak ada yang abadi.
Di alam ini semua hal ditakdirkan untuk binasa, tidak ada yang abadi.
Namun, jika Anda “mati” sebelum
Anda mati,
berpaling dari dunia dan kemunafikan wajahnya,
Anda akan
meraih keselamatan dalam kehidupan yang abadi.
Terserah pada Anda: Anda
adalah penentu bagi takdir Anda sendiri.
Pada akhirnya kebaikan akan
bersatu dengan kebaikan dan keburukan dengan keburukan.
Ketika rahasia
Anda diteriakkan dari puncak gunung dan gaungnya kembali,
Anda akan
mengenali suara itu sebagai suara Anda sendiri..
Jalan kita berbeda dan tidak akan pernah bertemu..
Jalan kita berbeda dan tidak akan pernah bertemu..
Kau adalah sahabat bagi dirimu sendiri.
Diriku adalah musuh terbesarku.
Apakah kau fikir akulah yang kau lihat dihadapanmu ?.
Kau membayangkan bahawa kau melihatku,
tapi dalam kenyataannya aku tidak ada lagi.
Aku telah tiada dan hanya yang dicintai yang kini tersisa.
Akhirnya seorang sufi bermimpi melihat Majnun berada di samping Tuhan,
Apakah kau fikir akulah yang kau lihat dihadapanmu ?.
Kau membayangkan bahawa kau melihatku,
tapi dalam kenyataannya aku tidak ada lagi.
Aku telah tiada dan hanya yang dicintai yang kini tersisa.
Akhirnya seorang sufi bermimpi melihat Majnun berada di samping Tuhan,
dan Tuhan membelai-belai kepala
Majnun dengan penuh kecintaan dan kasih sayang.
Majnun disuruh duduk
di samping Tuhan, lalu Tuhan berkata:
“Tidakkah engkau malu memanggil
Aku dengan nama Laila setelah kau teguk anggur cinta-Ku? “
sufi itu
terbangun dalam keadaan cemas,
Ia melihat posisi Majnun, tetapi di
manakah Laila.. ?
Tuhan mengilhamkan dalam hatinya,
bahwa posisi Laila
lebih tinggi lagi,
karena Laila menyembunyikan kisah cinta dalam
hatinya.
Laila..
berlalu masa,saat orang meminta pertolonganku
dan sekarang adakah seseorang penolong
yang akan memberitahu rahasia jiwaku pada Laila?
wahai Laila
Laila..
berlalu masa,saat orang meminta pertolonganku
dan sekarang adakah seseorang penolong
yang akan memberitahu rahasia jiwaku pada Laila?
wahai Laila
cinta telah membuat aku lemah tak berdaya
seperti anak hilang,jauh dari keluarga dan tidak
memiliki harta..
wahai angin
sampaikan salam ku pada Laila!
seperti anak hilang,jauh dari keluarga dan tidak
memiliki harta..
wahai angin
sampaikan salam ku pada Laila!
tanyakan padanya adakah dia masih mau berjumpa dgnku?
bukankah aku telah berkorban kebahagianku karenanya?
hingga diri ini terlantar,sengsara di padang pasir gersang..
wahai kesegaran pagi yang murni dan indah,
mahukah kau sampaikan kerinduanku pada Laila?
belailah rambutnya yang hitam berkilau,
untuk mengungkapkan dahaga cinta yg memenuhi hatiku..
wahai angin maukah kau membawa keharuman rambutnya kepada ku?
bukankah aku telah berkorban kebahagianku karenanya?
hingga diri ini terlantar,sengsara di padang pasir gersang..
wahai kesegaran pagi yang murni dan indah,
mahukah kau sampaikan kerinduanku pada Laila?
belailah rambutnya yang hitam berkilau,
untuk mengungkapkan dahaga cinta yg memenuhi hatiku..
wahai angin maukah kau membawa keharuman rambutnya kepada ku?
sebagai pelepas rindu di hati..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar